Friday, October 19, 2018

Ungkapan Rasa Kangen Kepada Keluarga

Sudjah hampir seminggu ini saya tidak bertemu dengan istri dan anak saya, rasa kangen ini sudah tidak tertahankan lagi. Mungkin mimik muka bisa saya sembunyikan, tapi rasa ini susah saya bohongin diri saya sendiri.


Saya sempatkan di kesibukan saya ini untuk sekedar menuangkan rasa kangen saya dengan cara menulis sebuah artikel ini. Sebernarnya saya tidak mau seperti ini, tetapi keadaan saya yang mengharuskan saya jauh dari anak dan istri saya.

Tuntujtan, rasa tanggung jawab terhadap sebuah pekerjaan yang harus saya jalani setiap hari, Selain itu tuntutan dari sebuang tanggungan yang mengharuskan saya melakukan ini semua. Mungkin dengan cara ini saya mengeluh kepada diri saya sendiri.

Jampir setiap hari saya baca motivasi tentang sebuah kehidupan agar saya bisa melewati sebuah cobaan ini. Dan tidak lupa saya bersyukur kepata Tuhan yang masih peduli kepada saya sudah mau memberikan sebuah masalah yang harus saya pikirkan solusinya.

Saya sangat yakin bahwa dari semua ini pasti ada solusi yang terbaik bagi saya dan keluarga kecil saya. Tapi itu semua saya tidak tau kapan waktunya saya menemukan solusi yang terbaik dari semua ini. Saya juga tidak akan pernah putus asa untuk menunggu dan memikirkannya.

Karena saya sangat yakin bahwa tidak mungkin Tuhan memberikan saya cobaan diluar kemampuan saya. Dan juga tidak mungkin tuhan menciptakan masalah tidak ada solusinya. Dari keyakinan itu saya mulai berjalan menghadapi hari demi hari yang slalu di selimuti rasa kangen.
Rasa kangen yang sangat dalam saya rasakan kepada anak saya , saya mohon doakan bapakmu slalu ya nak, agar bapak slalu sehat disini, selalu bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Agar bapak bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan semua tanggungjawab bapak.

Untuk istri saya tercinta mohon kesabarannya untuk menunggu dan bisa memaklumi suami dengan keadaan seperti ini, Mungkin mayoritas orang menilai saya tidak pernah romantis sama sekali dengan istri saya.

Dengan cara ini saya mengungkapkan semua keluh kesah saya kepada istri yang saya sangat cintai. Saya minta maaf kepada istri saya karena tidak mengucapkan kangen secara langsung, mungkin dengan cara yang berbeda ini saya mengungkapkan rasa kangen saya kepada istri dan anak saya.

Saya tidak tau lagi harus dengan cara pa mengungkapkan rasa kangen ini, kalau dengan sms, wa, telepun mungkun sudah biasa semua orang lakukan setiap harinya, mungkin dengan cara yang berbeda ini menimbulkan kesan yang lebih.

Tolong doakan kita agar bisa cepat berkumpul dan membangun keluarga kecil yang bahagia, walaupun tidak bisa bagahia dengan materi, kita bisa membahagiakan keluarga kita dengan pikiran kita. Cuma itu yang saya impikan kepada keluarga kecil saya, selain rasa kangen ini.

Mungkin ini semua yang di namakan cobaan orang berumah tangga, saya tau ini semua baru awal, maka saya yankin saya pasti bisa melewati semua cobaan yang diberikan kepada keluarga kecil saya.

Mungkin cuma itu yang bisa saya sampaikan kepada anak istri yang saya sangat cintai dan sangat saya banggakan. Semoga artikel ini bisa menjadi sebuah pedoman untuk menjalani bahtera ruma tangga yang penuh dengan cobaan ini.

MISS YOU.

Artikel Terkait

Newest Post